Madu diketahui memiliki sejuta manfaat. Selain bisa menjadi obat kebugaran, khasiat madu juga bisa bermanfaat untuk kecantikan dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Bagi orang dewasa dan anak di atas usia satu tahun, manfaat madu mungkin bisa dirasakan. Tapi, tidak demikin jika Anda memberikannya pada bayi berusia di bawah satu tahun. Sebab, berdasarkan peringatan dari Food Standards Agency (FSA), madu mengandung bakteri botulisme yang bisa menyebabkan penyakit serius bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan pada bayi.

Seperti dikutip dari laman femalefirst.com, anak-anak di bawah usia satu tahun tidak memiliki kemampuan untuk melawan bakteri botulisme yang dapat menyebabkan penyakit serius.

Sebuah pernyataan dari FSA mengatakan penyakit botulisme yang langka tapi serius ini tercatat hanya terjadi sebelas kasus sejak 1980. Namun, tiga kasus terakhir, membuat FSA khawatir dan melarang keras penggunaan madu pada bayi di bawah usia 1 tahun. FSA pun langsung memperingatkan orangtua di seluruh belahan dunia.

Botulisme bisa muncul dari kuman yang biasanya hidup dalam tanah dan debu, yang kadangkala bisa masuk ke dalam madu. Namun, jika kuman ini masuk ke dalam usus bayi yang belum bisa bekerja maksimal, kuman ini dapat tumbuh dan menghasilkan toksin atau racun, yang menyebabkan botulisme bayi.

Meskipun botulisme bayi sangat jarang terjadi, ini adalah penyakit serius yang menyebabkan kelemahan otot dan masalah pernapasan. Bahkan bayi yang terserang kuman ini, harus mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit.

FSA pun kembali meperingatkan pada orangtua dalam sebuah pernyataan kepada pers, untuk bayi enam bulan pertama hanya perlu ASI atau susu formula. Sementara khusus untuk makanan padat, FSA menganjurkan agar para ibu menghindari makanan manis untuk bayi agar efek buruk yang berdampak pada kerusakan gigi tidak dialami buah hati